Humairah, balita perempuan berusia 3 tahun, dilaporkan tenggelam di Sungai Kuning, Kelurahan Rawa Makmur, Palaran, Samarinda Kalimantan Timur, sore tadi. Dia sedang menemani ayahnya, Ferdian memperbaiki kapal.

Peristiwa itu terjadi sekira pukul 16.00 WITA sore tadi. Saat itu, Humairah sedang mengikuti ayahnya memperbaiki kapal motor, yang biasa digunakan untuk mengangkut pasir Sungai Mahakam.

“Anak itu lalu lepas dari perhatian orangtuanya (Ferdian). Seketika itu ayahnya lalu mencari anaknya, tidak terlihat lagi,” kata Kasi Operasi Basarnas Kaltim-Kaltara Kantor SAR Balikpapan Octavianto, Pada hari Selasa (20/6) malam.

Diduga, Humairah tercebur dan tenggelam di sungai. Ferdian, berupaya mencarinya dan terjun ke sungai. Meski akhirnya, upaya pencariannya gagal.

“Kecurigaan awal, korban tenggelam hingga di dasar sungai. Sudah dicari secara manual, oleh keluarga bersama dengan warga sekitar,” ujar Octavianto.

Pencarian tidak berbuah hasil, sekira pukul 17.30 WITA, keluarga lantas melapor ke relawan bencana, untuk meminta bantuan pencarian.

“Masih dilakukan upaya pencarian bersama relawan, keluarga dan warga masyarakat sekitar,” tambah Octavianto.

“Jadi, malam tadi sekira jam 7 ya, tim Basarnas dari Balikpapan, berangkat ke Samarinda setelah kita terima informasi sekira jam 18.45 tadi dari relawan dan BPBD Kaltim. Sekarang Basarnas sudah di lokasi,” terangnya.

Saat ini, tim SAR gabungan tengah melakukan pencarian di perairan Sungai Kuning, yang bermuara ke Sungai Mahakam. Selain Basarnas, tim lain yang terlibat pencarian adalah relawan, Koramil, Polsek Palaran, serta Tagana Dinas Sosial.

“Peralatan SAR air, diantaranya perahu karet dan kapal masyarakat digunakan untuk mencari korban,” tutup Octavianto.

Berikan Komentarmu