Helikopter Badan SAR Nasional (Basarnas) mengalami kecelakaan di wilayah Canggal, Candiroto, Temanggung, Jawa Tengah. Heli tipe AS365N3+Dauphin itu menabrak tebing di kawasan Gunung Butak.

Petugas gabungan dari TNI, Polri, taruna siaga bencana (Tagana) dan BPDB sudah bergerak ke lokasi. Evakuasi dilakukan besok pagi karena kondisi cuaca dan medan berat tak memungkinkan dilakukan malam ini.

“Saat ini lokasi hujan deras,” ujar Anggota taruna siaga bencana (Tagana) Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, Pada hari Minggu (2/9).

Petut sudah bergerak bersama timnya menuju lokasi. Dia memperkirakan akan tiba di Desa Canggal pukul 22.00 WIB. Evakuasi akan dilakukan melalui jalur darat. “Kita akan buka jalan,” tuturnya.

Skenario evakuasi dengan titik kumpul di Balai Desa Canggal. Setelah itu dilanjutkan dengan mengendarai motor trail sampai daerah perkebunan masyarakat.

“Ke lokasi dilanjutkan dengan berjalan kaki karena lokasi jurang-jurang dan tebing,” ungkapnya.

Dia tak dapat memastikan waktu yang dibutuhkan untuk sampai ke lokasi. “Tergantung medannya dan cuaca. Besok pukul 06.00 Wib, kita bergerak,” tandasnya.

Deputi Bidang Operasi SAR, Mayor Jenderal TNI Heronimus Guru mengatakan ada 8 orang dalam heli. Personel Basarnas diberangkatkan dari Lanud Cilacap menuju ke Kawah Sileri.

Berikut data manifes helikopter Basarnas seperti disampaikan Kabid Pelatihan dan Riset Tagana Jateng Petut Wibowo:

Penumpang helikopter

1. Muhammad Afandi
2. Nyoto Purwanto
3. Budi Resti
4. Catur

Kru Helikopter

1. Kapt laut P haryanto
2. Kapt laut Li Solihin
3. Serka MPU Hari Marsono
4. Peltu LPU Budi Santoso
5. KLD Yoga Febrianto.

Berikan Komentarmu