Meski berada di barisan partai koalisi pendukung pemerintahan Presiden Joko Widodo, Partai Amanat Nasional (PAN) memiliki sikap politik yang berbeda dengan parpol koalisi. Mulai dari Pilkada DKI Jakarta, Perppu Ormas hingga soal sidang paripurna RUU Pemilu. Partai berlambang matahari ini tak sejalan dengan PDIP, NasDem, Golkar, Hanura dan PPP yang berada di barisan pendukung pemerintah.

Kader PAN yang ada di dalam kabinet Jokowi-JK, Asman Abnur, terancam ditendang dari jabatannya sebagai Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB). Bahkan, Ketua Dewan Penasehat PAN Amien Rais pun telah melontarkan sikap tegas agar Asman mundur dari Menpan RB.

Berbeda dengan Amien, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan melayangkan puji pujian terhadap Presiden Joko Widodo. Menurut Zulkifli, PAN tetap akan mendukung pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla meski ada atau tidaknya kader di Kabinet Kerja.

“Dukung penuh Bapak Presiden ada atau tidak bukan menjadi syarat bagi kita. Kita akan dukung penuh Bapak Presiden agar sukses memimpin melaksanakan program-programnya,” kata Zulkifli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Pada hari Selasa (25/7).

Zulkifli mengklaim, hubungan PAN dengan Presiden Jokowi baik. Begitu juga hubungan PAN dengan partai-partai pendukungnya, ditegaskan Zulkifli, berjalan dengan baik.

“Baik baik, kamu jangan anu. Baik enggak ada dengan presiden baik-baik. Dengan partai baik hubungan kita dengan lemerintah baik. Kalah ada merasa tidak baik tanya,” ujarnya.

Zulkifli yang juga besan Amien Rais menepis jika PAN terus berbeda sikap dengan pemerintah dan partai-partai koalisi terkait sejumlah kebijakan strategis. Dia mengungkapkan, PAN tidak selamanya berbeda sikap. Sikap sejalan dengan pemerintah ditunjukkan semisal UU Pajak.

Meski demikian, Zulkifli pasrah jika kadernya di kabinet kena reshuffle. Perombakan kabinet, tegas dia, merupakan hak penuh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Reshuffle itu hak prerogatif Presiden,” kata Zulkifli.

Ketika disinggung apakah PAN bakal keluar dari koalisi bila menterinya terkena reshuffle, Zulkifli menegaskan, tetap akan mendukung pemerintahan Presiden Jokowi. Meskipun, sejumlah partai koalisi seperti PDIP, NasDem, Golkar, Hanura, PPP dan PKB ingin PAN keluar dari koalisi karena tak solid dukung pemerintah.

“Dengan koalisi baik-baik saja, kita dukung pemerintah agar pemerintah sukses melaksanakan program-programnya,” ujar ketua MPR RI itu.

Pemerintah pun tak mempersoalkan jika PAN menarik kadernya dari kabinet kerja. Menurut Wakil Presiden Jusuf Kalla, pemerintah mempersilakan dan tak bisa menahan permintaan Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais agar Asman Abnur keluar dari kabinet.

“PAN bagaimana? Kalau PAN menginginkan itu tentu pemerintah tidak bisa menahan,” ujar JK di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Pada hari Selasa (25/7).

JK menuturkan, permintaan tersebut bagian dari dinamika yang wajar terjadi dalam pemerintahan.

Berikan Komentarmu