Suasana Rumah Tahanan Kelas IIB Cilodong Depok terlihat berbeda pada hari Sabtu (3/6) sore. Ratusan orang memadati rutan yang biasanya terlihat sepi. Mereka adalah keluarga tahanan dan narapidana. Mereka datang atas undangan buka puasa bersama keluarga warga binaan.

Kepala Rutan Depok, Sohibur Rachman mengatakan, kegiatan buka puasa bersama ini dilaksanakan rutin tiap tahun. Selain itu ada kegiatan lain yang juga rutin dilakukan di bulan Ramadan yakni membaca Alquran bersama.

“Sengaja kita lakukan acara buka puasa bersama bagi narapidana dan keluarga selain bisa lebih dekat dengan keluarga tapi salah satu syok terapi positif bagi napi agar tidak melarikan diri,” kata Sohibur, Pada hari Sabtu (3/6).

Dia meyakini warga binaannya bisa merasakan kebahagiaan dengan buka puasa bersama keluarga. Sehingga tingkat emosi bisa dikurangi. Meski mengundang ratusan orang, pihak rutan tidak ingin mengurangi tingkat pengamanan.

“Dari segi keamanan sudah kita atur sedemikian ketat bagi warga binaan dengan memberi tanda khusus dan mengecek segala barang bawaan dibantu petugas Polsek, TNI, dan PM,” tukasnya.

Sementara itu, tokoh masyarakat Sukmajaya, Mukhlis Effendi mengapresiasi langkah yang dilakukan pihak rutan. Acara semacam ini bisa menyejukkan hati warga binaan di bulan Ramadan.

“Program karutan di bulan Ramadan salah satunya buka puasa bersama setidaknya dapat menyejukkan hati warga binaan bisa berkumpul dengan keluarga walau dengan suasana berbeda,” kata Mukhlis yang juga seorang pengacara ini.

Nafiah mengaku senang bisa berbuka puasa bersama anaknya yang sudah dua tahun dipenjara. “Alhamdulillah sekali bisa diberi kesempatan seperti ini. Walaupun tidak setiap hari tapi sangat berharga untuk saya dan anak saya,” katanya.

Berikan Komentarmu