Obat PCC Yang Beredar Di Kendari Bukan Somadril
Obat PCC Yang Beredar Di Kendari Bukan Somadril

Usai Minum Pil PCC Puluhan Anak Dan Remaja Ngamuk

Usai minum pil PCC puluhan anak dan remaja ngamuk diiringi halusinasi parah. Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Kendari Murniati menjelaskan menurut informasi yang diperoleh, para korban mendapatkan pil tersebut secara gratis dari orang tidak dikenal.

Obat tersebut pun ada yang berbentuk tablet dan juga cair.

“Obat itu ada yang dalam bentuk cair dan juga dalam bentuk tablet. Yang cair dicampur ke dalam minuman. Sampai saat ini kami belum bisa pastikan jenis obat apa yang dikonsumsi para korban itu,” ujar Murniati, Kamis (14/9).

“Ada dalam bentuk cair dan dalam bentuk tablet. Informasi yang kami peroleh pelajar SD yang mengkonsumsi itu karena dicampur dengan minumannya,” tambahnya.

Korban, lanjutnya, sebagian besar dari anak usia sekolah dasar, SMP, SMA bahkan ibu rumah tangga dan pegawai tak luput dari sasaran pelaku.

Baca Juga

  • Timses Gubernur Kalteng Dalang Pembakaran Sekolah
  • Pedangdur Cantik Ini Ternyata Berasal Dari Korea
  • PPP Akhirnya Mendukung Ridwan Kamil Untuk Maju Pilgub

    “Bahkan satu orang korban yang masih kelas VI SD meninggal karena mengkonsumsi jenis obat tersebut, setelah sebelumnya mendapat perawasan di rumah sakit,” tuturnya.

    BNN menganggap kondisi tersebut merupakan kejadian luar biasa lantaran menyasar anak-anak dan berjumlah hingga 50 orang bahkan ada satu tewas.

    Untuk itu, kata Murniati, pihaknya terus memantau di sejumlah rumah sakit, terutama di Rumah Sakit Jiwa Kendari.

    “Kami masih terus melakukan pemantauan di sejumlah rumah sakit, terutama di Rumah Sakit Jiwa Kendari, karena tidak menutup kemungkinan masih akan terus bertambah orang yang datang membawa keluarganya karena mengalami gelaja yang aneh,” tandasnya.

Usai Minum Pil PCC Puluhan Anak Dan Remaja Ngamuk
Usai Minum Pil PCC Puluhan Anak Dan Remaja Ngamuk

Berikan Komentarmu