Nama Syahrul Munif (35), terduga teroris yang diamankan di Malang terpublikasi lewat lima temannya yang tertangkap lebih dahulu. Ia juga teridentifikasi lewat video di youtube yang sengaja disebarkan oleh kelompoknya.

“Pernah dipublis videonya di Youtube. Dia bersama lima orang lainnya pernah ikut dengan grup Abu Jandal,” kata AKBP Yade Setiawan Ujung, Kapolres Malang, Pada hari Senin (19/6).

Nama Syahrul Munif terpublikasi oleh teman-temannya yang sudah ditangkap terlebih dahulu, di antaranya Helmi Alamudi (Yayasan Mega Mendung Pisang Candi), Abdul Hakim (Embong Arab) dan Junaidi (Bumiayu). Mereka merupakan jaringan JAD (Jamaah Ansharut Daulah) yang bergabung dengan Abu Jandal.

“Dari situ teridentifikasi, kalau yang bersangkutan ada dalam video tersebut,” tegasnya menambahkan.

Kata Ujung, Syahrul Munif antara tahun 2012 sampai 2014 pernah berangkat ke Suriah. Namun perannya secara pasti masih dipelajari oleh Tim Densus 88.

“Perannya masih didalami oleh Densus 88. Peran yang lain belum diketahui, baru yang di Suriah saja,” katanya.

Berdasarkan dokumen riwayat paspor, Syahrul Munif berangkat dari Surabaya ke Jakarta, sebelum kemudian ke Malaysia. Dari Malaysia dilanjutkan menuju ke Turki. Dari Turki, Syahrul menempuh perjalanan darat ke Suriah.

Sebelumnya diberitakan, terduga teroris atas nama Syahrul Munif (35) diamankan oleh Tim Densus 88 Antiteror Pada hari Senin (19/6) sekitar pukul 08.30 WIB. Ia diamankan sekitar 20 meter dari tempat kosnya, Jalan Wijaya 11 A, Desa Pagentan, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang.

Syahrul Munif lahir di Jember, 9 Juli 1982 tercatat sebagai warga Perum Bumi Mondoroko Raya AJ – 69 Rt. 4/13 Desa Watugede Kecamatan Singosari Kabupaten Malang. Ia diamankan saat mengendarai sepeda motor sendirian saat keluar dari tokonya.

Berikan Komentarmu