Bank Dunia prediksi pertumbuhan Indonesia 5,3 persen di 2018. Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan prediksi dari Bank Dunia itu sudah baik namun jangan diterima mentah-mentah.

“Kalau kita lihat prediksi Bank Dunia jelas baik tetapi saya sedikit ragu. Semua prediksi itu tak seindah di bawah sinar bulan purnama,” kata SBY dalam acara Dialog Kebangsaan di Auditorium LIPI, lantai 2, Jl Jenderal Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Pada hari Selasa (15/8).

Apalagi, lanjut SBY, jika tak ada usaha yang dilakukan untuk mencapai prediksi itu. “Itu kan ilmiah, enggak hanya prediksi tetapi ya harus ada usaha ke sana. Prediksi saya ya, kita bisa jadi the stronger country in the future, bukan hanya menjadi prediksi, karena kemungkinan ke sana itu ada,” jelas SBY.

Sebelumnya, Kepala Perwakilan Bank Dunia di Indonesia, Rodrigo Chaves mengatakan dengan perekonomian dunia yang lebih kondusif, ditambah dengan membaiknya kondisi fundamental dalam negeri, perkiraan perekonomian Indonesia akan terus positif. Di mana pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) riil Indonesia diproyeksikan meningkat menjadi 5,2 persen di 2017, dan menguat menjadi 5,3 persen di 2018.

“Ekonomi outlook Indonesia yang diperkirakan akan mencapai 5,2 hingga 5,3 persen pada 2017-2018. Saya pikir ini adalah kabar baik,” kata Rodrigo di Jakarta, Pada hari Kamis (15/6).

Dia menambahkan, konsumsi swasta diperkirakan akan meningkat dengan tingkat inflasi yang lunak, nilai Rupiah yang stabil. Selain itu, kepercayaan konsumen akan lebih kuat dan tingkat suku bunga pinjaman konsumen lebih rendah.

“Hal ini didukung oleh penerimaan fiskal yang lebih kuat, pemulihan konsumsi pemerintah di Triwulan I-2016 yang diperkirakan akan berlanjut,” imbuhnya.

 

Berikan Komentarmu