Guru Besar Psikologi Universitas Indonesia (UI), Prof Sarlito Wirawan Sarwono telah meninggal dunia usia ke 72 Tahun. Psikolog Sarlito Wirawan Sarwono meninggal dunia Senin malam pukul 22.15 WIB di Rumah Sakit PGI Cikini, Jakarta Pusat. Menantu dari anak bungsunya, Orchida Ramadhania menyebut, sebelum didiagnosa mengalami pendarahan di usus. Tekanan darahnya juga dikabarkan sempat menurun.

Sekjen Iluni Universitas Indonesia (UI) Andre Rahadian membenarkan kabar duka tersebut. Ia menjelakan, saat ini jenazah masih disemayamkan di RS Cikini. Sebelumnya ia mengalami sakit karena luka di lambungnya dan sempat dirawat di RS Siloam. Setelah dirawat hampir 5 hari di rumah sakit tersebut, saksi ahli psikologi dalam kasus yang menjerat Jessica Kumala Wongso itu dirujuk ke RS Cikini, Jakarta Pusat pada Minggu 13 November kemarin. | Berita Terbaru

“Baru kemarin (pendarahan usus) Selasa 8 November. Sampe hari kemarin Minggu itu baru dibawa ke RS Cikini. Dan dukanya malam ini,” jelas dia.

Sarlito Wirawan lahir di Purwokerto, 2 Februari 1944. Dia dikenal sebagai seorang psikolog dan penerjemah buku-buku bertemakan psikologi dan menulis buku psikologi.
Ia mengenyam pendidikan di Fakultas Psikologi UI pada 1968 silam. Sarlito kemudian meneruskan pendidikan mengambil Diploma in Community Development di Edinburg University Skotlandia pada 1973 dan lanjut ke program doktor di Leiden University Belanda pada 1976. Sarlito sendiri pernah menjadi dekan fakultas Psikologi Universitas Indonesia. Namun, kemudian menjadi Guru Besar Psikologi UI yang mendalami bidang Psikologi Sosial.

Sebelumnya, ia juga ditujukan menjadi saksi ahli dalam persidangan kasus pembunuhan dengan racun sianida dengan korban Wayan Mirna Salihin dan terdakwa Jessica Kumala Wongso.

Berikan Komentarmu