Berita Politik - Menentang Pencalonan Ahok, Fadel Dicopot Dari Golkar!!
Berita Politik - Menentang Pencalonan Ahok, Fadel Dicopot Dari Golkar!!

Kondisi internal Partai Golkar tengah bergejolak. Sebabnya, sejumlah senior partai beringin mengusulkan agar dukungan Golkar terhadap cagub DKI Basuki Tjahaja Purnama ( Ahok) dievaluasi.

Usulan itu salah satunya datang dari Sekretaris Dewan Pembina Partai Golkar Fadel Muhammad. Usulan itu muncul akibat kasus dugaan penistaan agama yang diduga dilakukan oleh Ahok.

Tak berapa lama, Fadel pun dicopot Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto dari posisinya sebagai Sekretaris Dewan Pembina Partai Golkar.

“Saya dipecat oleh Pak Novanto dan Roem Kono. Karena dulu saya minta supaya Golkar menarik dukungan dari Ahok karena kasus Al Maidah,” kata Fadel, ketika dihubungi, Jakarta, Jumat (11/11).

Menurut dia, ada sembilan kader Golkar yang dipecat Novanto. Namun, dia tidak menyebut siapa saja kader yang dipecat tersebut. | Berita Politik

“Ada sembilan orang yang dipecat dan banyak juga yang berhenti dari Golkar, Gubernur Sulsel dan Gubernur Kaltim,” terangnya.

Selain karena usul menarik dukungan terhadap Ahok, Fadel juga dicopot karena karena mendukung istrinya, Hana Hasanah Fadel Muhammad yang didukung PDIP di Pilgub Gorontalo.

Fadel mengakui meminta Golkar mencabut dukungannya terhadap Ahok karena kasus dugaan penistaan agama. Dia mengaku tidak ingin membohongi rakyat atas kasus yang membelit Ahok ini.

“Saya enggak mau membohongi rakyat. Kalau alasannya karena saya tidak mendukung Ahok itu dari hati kecil saya, Islam enggak boleh dipermainkan oleh dia,” katanya.

“Jadi menurut saya enggak jelas, kalau saya diberhentikan karena meminta meninjau dukungan kepada Ahok. Saya dengar kedua hal itu membuat Nurdin Halid dan Novanto jadi marah sama saya,” sambung Fadel.

Fadel mengaku telah mengirim pesan kepada Novanto untuk mengevaluasi dukungan kepada Ahok dan Rusli, serta alasan pencopotan dirinya, namun tidak mendapatkan respons.

“Saya pertanyakan ke Novanto juga kok begini. Kan bisa dibicarakan dengan baik-baik. Sudah saya SMS (Novanto) tapi belum balas,” tegasnya. | Berita Kesehatan

Saat disinggung, apakah akan melaporkan Novanto atas pencopotannya ke mahkamah partai, ia belum mengetahuinya. Fadel akan menunggu surat resmi pencopotannya dari jabatan Sekretaris Dewan Pembina Partai Golkar.

“Kita lihat ini kan belum ada surat. Jadi saya berdoa sama Tuhan aja. Belum ada surat tertulis belum ada apa-apa,” pungkasnya.

Sementara itu, Koordinator Bidang Polhukam DPP Partai Golkar Yorrys Raweyai menyatakan Golkar tidak memecat Fadel dari keanggotaan partai. Menurutnya, posisi Fadel sebagai Sekretaris Dewan Pembina hanya direposisi oleh kader lain.

“Bukan, jadi gini dia hanya diberhentikan dari Sekretaris Dewan Pembina. Bukan pemecatan. Jadi diganti saja posisinya,” kata Yorrys saat dihubungi.

Yorrys menyebut, saat ini status Fadel hanya sebagai anggota Dewan Pembina partai. Dia menilai, proses pemecatan seorang kader tidak lah mudah dan harus ada pertanggungjawaban dalam Musyawarah Daerah (Musda).

“Memecat orang itu tidak semudah itu, dan harus dipertanggungjawabkan dalam musda, jadi namanya hanya pergeseran sebagai sekretaris dewan pembina. Bukan pemecatan, jadi pergeseran itu biasa saja,” tegasnya.

Selain itu, dia mengakui pencopotan Fadel karena pernyataannya yang meminta agar Golkar menarik dukungan dari Ahok.

“Banyak, kan ada pertimbangan-pertimbangan. Yang pertama statement dia menyalahi mekanisme. Ini kan politik aja. Ada soal pilkada, soal Ahok juga,” jelas dia. | Berita Terkini

Berikan Komentarmu