Beberapa waktu lalu, ada pasangan Greg Cayea dan Heather Thompson telah mencetak rekor dengan sambangi 39 negara bagian AS dalam waktu 103 hari, dan kali ada wanita canita yang bernama Cassie De Pecol yang memiliki misi serupa. Wanita ini berencana menjadi orang pertama yang ‘menaklukkan’ 196 negara dalam waktu tercepat. | Amerika Serikat

download

Cassie De Pecol, asal Amerika Serikat, memulai perjalanannya pada Juli 2015 dan kini dia nyaris mencapai misinya. Sejauh ini wisatawan berusia 27 tahun tersebut telah menandai 180 negara dan melakukan 254 penerbangan hanya dalam waktu 15 bulan. Dia memperkirakan 45 hari lagi tersisa dari pekan ini untuk menyelesaikan petualangannya yang akan memecahkan rekor.

gadis-traveling-196-negara_20161028_163522

Traveller berambut pirang tersebut mulai merencanakan perjalanan seumur hidup yang ia sebut Expedition 196 pada ulang tahunnya yang ke 25 tahun. Sejauh ini, ia sudah mengunjungi Kazakstan, Indonesia, Filipina, Bhutan, dan hampir seluruh Eropa. Adapun negara-negara yang akan dikunjungi seperti Taiwan, Kosovo and Palestina. Cassie memulai perjalanan pada bulan Juli 2015, diawali dengan negara asalnya, Amerika Serikat.

“Sejak masih sekolah, saya selalu berkeinginan untuk mengunjungi setiap negara di dunia, tertarik untuk mengenal setiap budaya, habitat alami, dan agama lebih dalam.” Saya ingin belajar tentang bagaimana orang-orang berasal, begitu juga dengan nenek moyang saya di Eropa ,” tuturnya | Tuanberita.com

Mengunjungi ke setiap negara, menurutnya adalah pencarian pribadi untuk belajar sebanyak mungkin tentang dunia, melangkah keluar zona yang nyaman dan meninggalkan sesuatu yang baik ditempat yang didatangi.

featured-image-3-credits

Kira-kira, Casie telah menghabiskan kira $198.000 atau sekitar Rp. 2.7 Miliar rupiah hanya untuk memecahkan rekor dan berbagai sponsor telah membantu meringankan beban keuangannya. Pasalnya, Ekspedisi 196 bukan sekadar ambisi Cassie untuk mengelilingi dunia. Cassie menjalankan misi eco-tourism untuk International Institute of Peace Through Tourism and Skal International.

Investor pun memberikan kontribusi untuk perbuatan film dokumenter uang Cassie buat sepanjang jalan untuk mempromosikan wisata berkelanjutan. Bukan itu saja, Casie juga bekerja dengan Adventurers dan Scientists for Conservation untuk mengumpulkan sampel air dan menguji keberadaan plastik mikro. Walaupun didanai sponsor, perjalanan solo yang Cassie tempuh, tidaklah muda. Sebagai seorang traveller wanita, dia kerap mendapat perilaku tidak menyenangkan dari beberapa negara yang dikunjungi dan hampir sempat dilecehkan dan berada dalam situasi yang gawat.

Saat ini misi Cassie hampir mendekati akhir. Dalam beberapa minggu ke depan, dia harus mengunjungi 16 negara untuk mencetak rekor.

Berikan Komentarmu