Maraknya kejahatan jalanan di Medan belakangan ini diduga dipicu penyalahgunaan narkoba. Dugaan ini diperkuat dengan indikasi para pelaku yang umumnya positif sebagai pengguna barang haram itu.

“Penyebabnya narkoba,” kata Kasat Reserse Kriminal Polrestabes Medan AKBP Febriansyah, Pada hari Senin (9/10).

Belakangan ini kejahatan jalanan kerap terjadi di Medan. Meskipun sejumlah pelaku ditindak tegas, bahkan beberapa di antaranya tewas ditembak, pelaku seakan tak ciut. Mereka tetap beraksi.

Febriansyah memaparkan, dua tersangka penjambretan di Jalan Putri Hijau, Medan, yakni Andi Roban alias Andi (25) dan Zularmain Siringo-ringo alias Armen (29), juga positif sebagai pengguna narkoba. Keduanya ditindak tegas petugas, Andi Roban bahkan tewas diterjang peluru.

“Dua-duanya positif (menggunakan narkoba),” jelas Febri.

Kedua pelaku sekurangnya sudah 11 kali beraksi di sejumlah lokasi di Kota Medan. Bahkan pelaku yang ditembak mati, Andi Roban alias Andi (25), warga Jalan Satria Barat, Medan Perjuangan, diketahui masih sempat melakukan kejahatan serupa di Jalan Pahlawan, Medan, sebelum tertangkap pada hari Sabtu (7/10) malam. Dia juga residivis dalam kasus yang sama.

Andi Roban dan Zularmain diduga juga kerap beraksi bersama kelompoknya. Uang hasil kejahatan itu diduga digunakan untuk membeli narkoba.

“Kawanan lainnya masih kita kejar,” katanya.

Berikan Komentarmu