Djarot Saiful Hidayat hanya tinggal beberapa minggu lagi akan lengser dari posisinya saat ini Gubernur DKI Jakarta. Nantinya Anies Baswedan bersama Sandiaga Salahuddin Uno akan menakhodai roda kepemimpinan Pemprov DKI Jakarta.

Walaupun hanya menjabat selama enam bulan, Djarot tetap mempercepat pembangunan infrastruktur. Terlebih beberapa program yang dikerjakannya merupakan peninggalan Gubernur DKI Jakarta sebelumnya, Basuki Tjahaja Purnama.

Sebelum meninggalkan Balai Kota DKI Jakarta, Djarot memiliki harapan agar apa yang tengah dikerjakannya akan dilanjutkan oleh Anies-Sandi. Terlebih pembangunan infrastruktur ini bertujuan untuk mempersiapkan Jakarta sebagai tuan rumah Asian Games 2018 mendatang.

Djarot menjelaskan, apa yang tengah dilakukannya saat ini merupakan dasar dari perbaikan Jakarta. Bukan hanya persiapan menjelang Asian Games, tetapi juga fasilitas penunjang Jakarta sebagai ibu kota.

“Sekarang saya fokus untuk meletakkan dasar-dasar itu karena targetnya tidak bisa sampai Oktober,” katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Pada hari Jumat (18/8).

Politisi PDI Perjuangan ini mengharapkan, Anies-Sandi dapat melanjutkan pembangunan yang telah berjalan setengah jalan. Sebab Jakarta akan menjadi tuan rumah Asian Games 2018, dan ini menjadi perhatian dari dirinya sebelum lengser.

“Saya berharap ini akan diteruskan oleh Pak Anies dan Pak Sandi sehingga betul-betul 2018 kita siap sebagai tuan rumah Asian Games,” harapnya.

Beberapa pesan yang dititipkan adalah mengenai percepatan renovasi stadion balap sepeda di Velodrome dan equestrian kuda di Pulo Mas. Walaupun berjalan dengan lancar, Djarot mempercepat pengerjaan untuk equestrian kuda.

“Saya sudah perintahkan untuk (area pacuan bagi) equestrian (penunggang kuda) itu harus lebih dipercepat. Ini menyangkut masalah kesehatan hewan, kuda-kuda itu harus datang jauh hari sebelumnya. Dan itu dalam tanda kutip lebih rumit daripada velodrome,” jelasnya.

Kemudian, mantan Wali Kota Blitar ini juga menitipkan pelebaran trotoar yang telah dimulai oleh Basuki atau akrab disapa Ahok itu. Sebab beberapa titik telah dilakukan pelebaran dan dirapikan.

“Kita bangun pedestrian yang besar, antara Thamrin-Sudirman saya janjikan tahun depan selesai,” ujarnya.

Djarot juga menitipkan pembenahan moda transportasi massal. Sebagai salah satu penunjang transportasi, Mass Rapid Transit (MRT) diharapkan selesai sebelum Asian Games 2018 dimulai.

“Stasiun di Senayan sudah selesai, di Blok M, Bendungan Hilir selesai setelah itu nyambung (hingga Lebak Bulus),” tutupnya.

Untuk diketahui, Djarot menggantikan Ahok lantaran, mantan Bupati Belitung Timur itu mundur karena terjerat kasus penodaan agama. Akhirnya bapak tiga anak itu dilantik oleh Presiden Jokowi di Istana Negara pada 15 Juni 2017 lalu.

Berikan Komentarmu