Setelah dua bulan buron, empat pelaku pengeroyokan hingga tewas terhadap Sufroni dan Rustandi akhirnya berhasil diamankan tim Buser Polres Kota Tangerang. Keempatnya dihadiahi timah panas lantaran mencoba kabur saat hendak ditangkap polisi.

Kasat Reskrim Polres Kota Tangerang Kompol Gunarko menerangkan, para pelaku berhasil ditangkap di tempat persembunyiannya di kawasan Serang, Banten, Pada hari Selasa (26/9).

Gunarko melanjutkan, sebelum berhasil diringkus, keempat pelaku sempat berpindah-pindah tempat menghindari kejaran polisi. Mereka juga sempat bersembunyi ke wilayah Kepulauan Seribu.

“Kami terpaksa mengambil langkah tegas dengan melumpuhkan kaki para pelaku karena mencoba kabur saat ditangkap,” terang Kasat Reskrim Polres Kota Tangerang Kompol Gunarko.

Mereka sudah dua bulan menjadi buronan Polisi pasca aksi pengeroyokan yang membuat satu korban meninggal dunia dan satu korban lainya kritis. Aksi pengeroyokan itu berlatar belakang asmara. Rana alias Doyok tak terima mantan istrinya, Hana hendak dinikahi Rustandi yang merupakan sahabat Sufroni.

“Motifnya asmara, pelaku tidak terima korban menikahi mantan istrinya,” kata dia.

Peristiwa berdarah itu terjadi disaat Rustandi dan Sufroni dalam perjalanan pulang usai bertandang ke rumah Hana di wilayah Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang, pada (5/7).

Kedatangan Rustandi malam itu untuk membicarakan rencana pernikahannya yang akan digelar 10 Juli 2017. Akibat kejadian itu, Selain kehilangan sahabatnya, Rustandi juga terpaksa membatalkan pernikahannya dengan Hana.

Berikan Komentarmu