Saat di kamar mandi, selain membersihkan seluruh badan, penting sekali untuk membersihkan vagina kita. Namun apakah selama ini cara yang kita lakukan sudah benar?

Informasi yang salah bisa membuat vagina Anda terasa gatal bahkan terkena infeksi jamur. Untuk itu, di bawah ini adalah cara yang benar dalam membersihkan vagina menurut ahli, dilansir dari laman Womenshealthmag, Sabtu (26/11/2016):

1. Lakukan: Fokus pada area di sekitar vagina

Ketika membersihkan vagina, fokus saja pada bagian luar area bawah Anda (alias vulva). Sedangkan bagian dalam (vagina), mereka bisa mengurus dirinya sendiri dengan cukup baik.

“Vagina memiliki mekanisme yang sangat hebat di dalamnya, untuk tetap menjaga kebersihannya dan mereka juga memiliki ‘ekosistemnya’ sendiri,” ujar seorang ginekolog di University of Illinois di Chicago, Jessica Shepherd, MD.

2. Jangan Pernah: Merasa wajib membeli sabun spesial

Biasanya, vagina memiliki tingkat pH sekitar 3,5 sampai 4,5 (pH diukur dari skala nol sampai 14). Ketika Anda menggunakan produk kebersihan seperti body wash, yang umumnya memiliki pH sekitar delapan, mereka dapat membuat ketidakseimbangan pada pH alami vagina Anda, sehingga dapat menyebabkan gatal, iritasi, bahkan bau.

“Sabun tanpa wewangian biasanya lebih bagus karena mereka tidak memiliki (wangi) yang bisa menyebabkan iritasi,” ujar Shepherd.

3. Lakukan: Rutin membersihkannya sekali sehari

Jika Anda kurang rajin membersihkan vagina, bisa saja Anda tidak menghilangkan penumpukan keringat dan sekresi di area tersebut. Namun jika Anda membersihkannya secara berlebihan (lebih dari sekali dalam sehari), maka Anda bisa menganggu keseimbangan vagina.

Ketika membersihkannya, coba gunakan kain lap lembut daripada menggunakan spons mandi yang kasar, karena benda ini dapat merobek kulit di sekitar area vagina dan Anda pun bisa terpapar bakteri yang menyebabkan infeksi.

4. Jangan lakukan : Douche

Dalam vagina Anda, ada bakteri baik dan bakteri jahat. Jika Anda membersihkan bagian dalamnya dengan menggunakan douche (alat yang digunakan untuk mengaliri air ke bagian dalam vagina), Anda akan menghilangkan kedua bakteri tersebut.

“Tingkat pH di vagina itu benar-benar seimbang. Jika Anda menyingkirkan bakteri baik, maka bakteri jahat memiliki lebih banyak peluang untuk mengambil alih vagina Anda. Kemudian mereka dapat menyebabkan infeksi jamur dan masalah lain seperti bakteri vaginosis,” ujar shpeherd.

Ia menambahkan,”Intinya, vagina secara fisiologis dapat mengurus dirinya sendiri. Jadi secara umum, semakin Anda tidak berlebihan dalam membersihkannya, maka semakin bagus.”

Berikan Komentarmu