Seorang bocah berusia 2 tahun berinisial SS mengalami patah tangan setelah mendapat perlakukan kasar oleh ibu kandungnya berinisial AM. Diduga penganiayaan juga melibatkan ayah tiri korban.

Kedua pelaku sekarang sudah pulang ke Padang, sedangkan anaknya masih dirawat intensif di Rumah Sakit Umum Daerah Tgk Chik Ditiro, Sigli.

Korban dibawa ke rumah sakit oleh pamannya, Tarmizi tanggal 3 Agustus 2017 lalu untuk mendapatkan perawatan. Selain patah tangan, korban mengalami memar di sekujur tubuh dan trauma.

“Korban mengalami luka memar di sekujur tubuh, kemudian tangan kirinya juga mengalami patah,” kata kepala ruangan bedah, Langsanawati Amk, Pada hari Selasa (15/8).

Menurutnya, kondisi korban sudah mulai membaik setelah ditangani oleh tim medis, bahkan bocah malang itu sudah ceria. Berbeda waktu pertama kali dibawa ke rumah sakit, korban dalam kondisi lemas dan luka-luka.

“Selama dirawat korban hanya dijaga oleh pamannya Tarmizi, sedangkan orangtuanya dikabarkan sudah pulang ke Padang,” ujarnya.

Menurutnya, ibu korban beberapa waktu lalu pernah menjenguk anaknya di rumah sakit. Akan tetapi bocah perempuan itu menangis saat digendong oleh ibu kandungnya.

“Saat digendong ia menangis diduga mengalami trauma dan merasa ketakutan. Bahkan saat ini korban terlihat lebih manja sama perawat-perawat yang ada di rumah sakit,” tutupnya.

Berikan Komentarmu