Berikut 6 Penjelasan Akibat Pemakaian Tusuk Gigi Berlebihan
Berikut 6 Penjelasan Akibat Pemakaian Tusuk Gigi Berlebihan

Pasti ada saat-saat kamu makan sesuatu dan kemudian partikel kecil makanan tersebut terjebak alias nyangkut di antara gigi. Nah, untuk menyingkirkan itu biasanya beberapa orang memiliki kebiasaan menggunakan tusuk gigi. Pertanyaannya, apakah tusuk gigi benar-benar aman? | Akibat Pemakaian Tusuk Gigi

Menurut para ahli, menggunakan tusuk gigi adalah salah satu cara yang kurang sehat. Sesekali mungkin masih aman, namun bagaimana jika ada seseorang yang sudah kecanduan menggunakan tusuk gigi? Beberapa ada lho yang benar-benar tidak bisa lepas dari tusuk gigi pasca makan. | Akibat Pemakaian Tusuk Gigi

Untuk itu, disini kita akan membahas beberapa alasan mengapa kamu harus berhenti menggunakan tusuk gigi. Pasalnya, bahaya yang ditimbulkan cukup mengerikan, berikut ulasannya.

1. Bau Mulut

Tusuk gigi biasanya digunakan untuk menghilangkan sisa-sisa makanan yang terjebak di antara gigi. Ketika makanan ini berada di sana dalam jangka waktu yang lama, maka akan menimbulkan bau yang tidak sedap. Saat tusuk gigi berhasil menjangkau dan mengeluarkannya, Anda bisa jadi akan mengalami yang namanya napas tak sedap.

Hal ini disebabkan oleh celah yang tadinya dihuni oleh makanan kecil membandel tadi tiba-tiba terangkat. Maka celah tersebut tentu masih meninggalkan bau yang tidak sedap.

2. Kerusakan Enamel Gigi

Ketika seseorang menggunakan tusuk gigi untuk membersihkan sisa-sisa makanan, ada salah satu kebiasaan yang sulit dihindarkan. Proses pembersihan atau pencongkelan sisa makanan akan disertai dengan gigitan-gigitan kecil pada ujung tusuk gigi.

Padahal hal tersebut dapat menyebabkan kerusakan pada enamel gigi. Bagi yang belum tahu, enamel gigi adalah lapisan luar gigi yang bisa dilihat. Lapisan ini mengandung 5 persen air dan 95 persen zat inorganik hidroksi apalit (senyawa kalsium fospat), dan zat organik (protein serta mukopolisakarida). | Akibat Pemakaian Tusuk Gigi

Enamel merupakan bagian paling kuat dalam tubuh manusia. Anda bisa membayangkan jika bagian terkuat ini sampai rusak.

3. Penyakit Gusi

Menggunakan tusuk gigi hanya sesekali mungkin masih aman. Dampak tidak akan terjadi separah jika kamu terus menggunakannya setiap selesai makan. Pasalnya kebiasaan tersebut dapat menyebabkan kerusakan tidak hanya pada gigi, namun juga pada gusi. Jika tidak diobati dan ditangani dengan baik. maka dapat menyebabkan penyakit gusi ireversible parah.

4. Posisi Gusi Berubah

Penggunaan tusuk gigi dengan intensitas tinggi sudah dibahas sebelum bahwa akan menyebabkan kerusakan pada gusi. Namun yang cukup mengkhawatirkan dalam kondisi kerusakan gusi adalah berubahnya posisi gusi yang akan bergerak turun dari posisi sebenarnya.

Hal ini dapat menyebabkan kerusakan pada akar gigi juga lho. Tentu saja akan menimbulkan rasa sakit yang luar biasa. Ini juga yang sering dialami banyak orang, ketika mengaku sudah sering membersihkan gigi namun masih sering sakit gigi. Terkadang mereka lupa bahwa tusuk gigi pun juga bisa berbahaya. | Akibat Pemakaian Tusuk Gigi

5. Menyebabkan Abrasi

Saat kamu menggunakan tusuk gigi untuk mengangkat sisa-sisa makanan yang tertinggal di sela-sela gigi atau gusi, maka hal tersebut tanpa disadari akan menyebabkan abrasi. Selain itu, dalam kasus terparah juga bakal berakhir dengan pendarahan.

Jika tetap dilakukan dalam jangka waktu yang lama tanpa menghiraukan pertanda itu, dapat menyebabkan kerusakan pada seluruh set gigi!

6. Kerapatan Gigi Melonggar

Ketika tusuk gigi sering dipakai untuk membersihkan di tempat yang sama, maka hal tersebut akan menciptakan ruang yang lebih besar dan lebar antara satu gigi dengan sebelahnya. | Akibat Pemakaian Tusuk Gigi

Ini justru akan memperburuk kondisi. Ada kemungkinan makanan yang lebih besar bisa sering nyangkut di sana karena kerapatan gigi sudah berkurang.

Baca Juga : Berikut Ini Penjelasan Psikologisnya, Mengapa Pria Melakukan Masturbasi

Berikan Komentarmu