Keseringan Kunyah Permen | Tuanberita | Tuan Berita | Berita Terkini
Ini Akibat Jika Keseringan Kunyah Permen, Ternyata Dapat Mengganggu Kesehatan

Keseringan kunyah permen (chewing gum) ternyata memiliki efek buruk bagi kesehatan, ungkap sebuah studi baru. Paparan jangka panjang terhadap bahan tambahan dengan (BPT – food additive) yang ada dalam permen karet ternyata dapat membuat tubuh jadi rentan terhadap infeksi, klaim para peneliti.

Titanium dioksida, yang dikenal sebagai E171, merusak struktur sel di dalam usus. Dan tidak hanya BTP ini memungkin bakteri berbahaya masuk ke sistem pencernaan. mereka juga mencegah beberapa nutrisi diserap tubuh. | Keseringan Kunyah Permen

Namun hanya mereka yang berulangkali mendapatkan BTP ini yang merasakan efek buruknya, menurut studi yang dilakukan di Binghamton University ini. Paparan kronis terhadap BTP ini bisa mempengaruhi kemampuan sel usus disebut microvili. Sel ini didesain untuk membantu menyerap nutrisi.

BTP ini membuat usus menjadi lebih lemah, sehingga zinc, zat besi dan asam lemak jadi sulit terserap. Kemampuan untuk mengurai makanan juga terpengaruh secara negatif, ungkap studi yang diterbitkan dalam jurnal Nanolmpact ini.

Salah satu penulis studi, Profesi Gretchen Mahler mengatakan, “Titanium dioksida adalah BTP yang umum digunakan, dan manusia sudah mengonsumsinya sejak lama.”

Menurutnya, para peneliti tertarik pada efeknya yang samar pada kesehatan sehingga mereka memutuskan untuk menelitinya, agar orang-orang tahu efek buruknya.

Walaupun begitu, para ahli kesehatan tetap yakin bahwa titanium dioksida aman dan menyatakan, permasalahan pencernaan adalah sesuatu yang tak terhindarkan.

Senyawa ini umum digunakan sebagai pigmentasi putih di dalam cat, kertas, dan plastik.

Titanium dioksida bisa masuk ke sistem pencernaan melalui pasta gigi, karena BTP ini juga digunakan untuk menciptakan abrasi yang diperlukan untuk membersihkan.

Selain dalam permen karet, titanium dioksida juga digunakan pada beberapa cokelat untuk memberinya tekstur yang lembut, didalam donat untuk memberi warna, dan dalam susu skim untuk membuat mereka terlihat lebih menggugah selera. | Keseringan Kunyah Permen

Untuk tetap menjaga kesehatan, Profesor Mahler menambahkan, “Untuk menghindari makanan yang kaya akan nano artikel titanium dioksida, Anda harus menghindari makanan berproses, dan terutama permen. Disanalah paling banyak terdapat nanopartikel.”

BACA JUGA : CEGAH SERANGAN JANTUNG SEJAK DINI

Berikan Komentarmu